Ayunda Faza Maudya adalah aktris dan penyanyi Indonesia. Ia mengawali kariernya dalam film Untuk Rena memproses Miles Films terhadap tahun 2006. Kemudian ia membintangi sebagian film seperti Perahu Kertas, Refrain, dan Habibie & Ainun 3. Karena bakat, kecerdasan, kecantikan, dan kariernya yang cemerlang.

Tak heran kalau Maudy Ayunda merupakan keliru satu publik figur di Indonesia yang dikagumi banyak orang. Berkat kecantikan, kecerdasan, bakat dan kariernya yang cemerlang membuat namanya jadi dikenal. Ayunda terlibat dalam kasus Sosial, Politik, dan Ekonomi di Indonesia, khususnya yang berdampak terhadap kehidupan anak muda.

Pada 2015, ia mendampingi Perdana Menteri Inggris, David Cameron, waktu mampir ke Jakarta. Ayunda terlibat dalam kampanye melawan perbudakan modern, yang meliputi kerja paksa, pernikahan, dan kerja berbahaya. Pada Maret 2017, ia ditunjuk sebagai juru berkata melawan perbudakan modern di Istana Wakil Presiden di Jakarta.

Profile Maudy Ayunda Hingga Pendidikannya

Melalui karyanya, dia mencoba mengenalkan audiensnya dengan realitas perbudakan modern, dan memanfaatkan platform media sosial untuk mempromosikan pesan tersebut. Ayunda berkata di konferensi lokal, regional, dan world yang menyoroti kasus pendidikan, media, dan industri kreatif.

Pada tahun 2017, ia dianugerahi oleh BUBU Awards sebagai “Influencer Digital Terbaik” dan oleh Style Awards sebagai “Milenial Paling Berpengaruh” atas keterlibatan positifnya di media sosial dan kolaborasinya dengan CIMB Niaga yang juga telah bekerja sama dengan agen sbobet untuk membantu bagian transaksi.

Ayunda menjadi runner-up lomba pidato di sekolahnya. Dia bisa berbahasa Inggris, Indonesia, Mandarin, dan Spanyol makanya tidak heran kalau ternyata dia bisa mengidolakan bahkan mengenal Huang Xiaoyun! Setelah lulus berasal dari British School Jakarta, Ayunda mendaftar di St Hilda’s College di Universitas Oxford untuk belajar Filsafat, Politik dan Ekonomi (PPE) dan lulus terhadap 2016.

Maudy telah memastikan untuk join dengan Stanford untuk memperoleh gelar masternya daripada Harvard, sebab yang pertama tawarkan gelar paduan MBA dan Pendidikan, yang merupakan paduan berasal dari minatnya. Kini Maudy sedang melanjutkan studinya terhadap jenjang S2 dan mengambil alih program gelar ganda di keliru satu universitas paling baik di dunia, yaitu Universitas Stanford.

Kalau kita lihat berasal dari riwayat pendidikan sih dapat bikin cowok-cowok minder kayaknya bikin dekat samau Maudy. Berikut riwayat pendidikannya:

  • SD: Mentari Intercultural School, Jakarta
  • SMP: Mentari Intercultural School, Jakarta
  • SMA: British School Jakarta
  • S-1: Jurusan P.P.E (Politics, Philosophy, plus Economics), Universitas Oxford (lulus 2016)
  • S-2: MBA (Master of Business Administration), Universitas Stanford
  • S-2: MA (Master of Arts), Universitas Stanford